Berita

Wali Kota Depok Beri Bantuan Korban Bencana Angin Puting Beliung

Sahabatidris.com– Wali Kota Depok Dr. KH. Mohammad Idris berikan bantuan dana kepada kepada korban bencana angin puting beliung di Kp.Cimanggis Rawa Kalong Kel.Curug kec. Cimanggis, Senin (02/10).

Menurutnya, pemberian bantuan ini merupakan amanat Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2008 tentang Pendanaan dan Pengelolaan Bantuan Bencana.
Peraturan Pemerintah ini, lanjutnya, mengeluarkan peraturan tentang wewenang daerah dalam memberikan bantuan jika terjadi musibah-musibah bencana.

Awalnya, pemerintah daerah hanya bisa mengintervensi untuk bantuan fasilitas publik seperti jalan, jembatan yang rusak dan lainnya. Namun, tahun 2016 ada perubahan dalam peraturan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) sehingga bisa memberikan bantuan sosial namanya bantuan sosial terencana dari APBD dengan mengacu pada pemberian bansos untuk RTLH berupa rumah yang merupakan kebutuhan dasar dari masyarakat.

“Jika materi korban bencana yang terkena berupa mobil itu tidak direkomendasikan oleh kemendagri. Untuk itu kami mohon maaf atas keterbatasan kami untuk melakukan intervensi memberikan bantuan-bantuan untuk bencana seperti ini,” terang Idris.

Menurut orang nomor satu di Kota Depok, tahun ini Cimanggis mendapatkan bantuan terbanyak. Tapi tidak sebesar di kecamatan Sukmajaya. Karena Sukmajaya banyak terkena musibah longsor yang menimpa rumah warga dan alam terbuka.

“Untuk Cimanggis tahun ini terbanyak tapi tidak terbesar karena di kecamatan Sukmajaya kebanyakan terkena longsor,” ujarnya.

Maka, terang pria alumni Pondok Gontor itu, untuk merealisasi pembangunan berupa kebutuhan masyarakat fasilitas publik sering kita siasati dengan bantuan swadaya atau berkolaborasi dan bermitra. Misalnya, jika terkait dengan bencana, kami bermitra dengan Palang Merah Indonesia (PMI) yang di dalamnya ada nomenklatur pemberian bantuan dana untuk korban bencana sesuai dengan aturan-aturan yang ada di PMI.

“Kami bermitra dengan Palang Merah Indonesia (PMI) yang didalamnya ada nomenklatur pemberian bantuan dana untuk korban bencana,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *