Berita

Makna Hari Santri Nasional bagi Wali Kota Depok, Mohammad Idris

SahabatIdris.com- Hari Santri Nasional (HSN) 2018 yang jatuh pada hari Senin (22/10/2018) memiliki makna yang mendalam bagi semua masyarakat Kota Depok umumnya, dan bagi pesantren-pesantren yang ada di Kota Depok khususnya.

Bagi Wali Kota Depok, Mohammad Idris Hari Santri Nasional 2018 memiliki makna yaitu mengingatkan kembali bahwa ada nilai-nilai positif dari santri dalam menciptakan kehidupan yang positif.

“Banyak nilai-nilai yang diterapkan santri bisa diambil dalam kehidupan seperti kesederhanaan, gotong royong, kemandirian dari santri,” ujar Mohammad Idris.

Alumni Pondok Modern Gontor ini berharap Hari Santri Nasional tidak hanya bersifat seremonial belaka serta tidak dijadikan komoditas politik melainkan sejatinya menjadikan setiap kita umat Islam khususnya mampu mengejawantahkan karakter nasionalisme dan nilai-nilai bela negara.

“Hari santri mewujud untuk mengenang perjuangan bela negara dengan energi RESOLUSI JIHAD sang guru besar Hadratusy Syeikh KH. Hasyim Asy’ari yang diikuti oleh para ulama dan lembaga keumatan untuk mengusir penjajah dari tanah ibu pertiwi,” ujar Mohammad Idris di kediamannya, Senin (22/10/2018).

Dirinya menjelaskan ada makna Nasionalisme yang terkandung dalam Hari Santri Nasional, makna tersebut berwujud daya juang, cinta tanah air, pancasila dasar negara dan landasan persatuan serta kesatuan bangsa, tidak sektarian, tidak fanatis buta kepada kelompok organisasi dan tidak jumud terhadap mazhab fiqh.

“Semoga adanya Hari Santri Nasional bisa menjadikan santri mampu mengedepankn substansi akhlaqiyat sikap perilaku santri yaitu mandiri, sederhana, disiplin, santun, rendah hati meski tetap tegap dengan izzahnya sebagai santri,” harap Mohammad Idris.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *